Selamat Datang di
Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf!

Sebagai salah satu program studi terbaik di Kalimantan Tengah dan Indonesia, Program Manajemen Zakat dan Wakaf menawarkan lingkungan pendidikan yang dinamis bagi generasi muda Indonesia.

Program studi Manajemen dan Wakaf berada di bawah naungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Palangka Raya.

Palangka Raya, 24 Desember 2024 – Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA) IAIN Palangka Raya mengadakan kegiatan Infaq Ceria Spesial Hari Ibu. Dengan tema “Sejuta Kasih untuk Ibu, Sejuta Kebahagiaan untuk Semua”, acara ini diselenggarakan di Balai Desa Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara HMPS MAZAWA dan Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN UP3 Palangka Raya sebagai donatur utama. Sebanyak 25 paket sembako dibagikan kepada ibu-ibu dan warga kurang mampu. Pihak Kelurahan Marang turut mendukung penuh acara ini dengan memberikan data penerima manfaat serta izin pelaksanaannya.

Ketua HMPS MAZAWA, Faisal, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi. “Kami sangat berterima kasih kepada YBM PLN selaku donatur dan kepada pihak Kelurahan Marang yang membantu kami agar kegiatan ini berjalan lancar,” ujar Faisal.

Semangat Berbagi yang Menginspirasi

Sebagai program Infaq Ceria yang kedua, kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Salah satu anggota HMPS, Fauzi, menyampaikan pengalamannya.

“Kegiatan Infaq Ceria kali ini luar biasa. Banyak pengalaman berbagi yang kami dapatkan. Alhamdulillah, sembako yang diberikan bisa bermanfaat bagi warga,” kata Fauzi.

Tak hanya itu, dukungan dari Kepala Kelurahan Marang menjadi faktor penting dalam keberhasilan acara. Dengan data yang akurat, bantuan dapat disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

Meringankan Beban Para Ibu

Paket sembako yang dibagikan meliputi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan makanan lainnya. Langkah ini menjadi bentuk penghormatan kepada ibu-ibu, yang sering menjadi tumpuan keluarga dalam menghadapi tantangan ekonomi.

“Dengan tema yang penuh makna ini, kami berharap dapat memberikan kebahagiaan bagi para ibu dan keluarga mereka,” tambah Faisal.

Acara ini diharapkan menjadi awal dari gerakan kebaikan yang berkelanjutan. Sinergi antara mahasiswa, lembaga sosial tekait, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat melalui program-program serupa.

Semangat berbagi yang tulus menjadikan kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan Hari Ibu, tetapi juga momen untuk mempererat hubungan antara berbagai elemen masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, langkah kecil ini diharapkan mampu membawa perubahan besar di masa depan. FZI